Connect with us

Entertainment

Creators Super Fest Diadakan di Surabaya dan Jakarta

Published

on

Geeknews.id – SOZO dengan bangga mempersembahkan event Creators Super Fest (CSF) yang lebih besar dan menarik untuk tahun 2019. CSF akan diselenggarakan di 2 kota besar tahun ini, Surabaya (31 Agustus – 1 September 2019) di Chameleon Hall di Tunjungan Plaza, dan Jakarta (26 – 27 Oktober 2019) di SMESCO Exhibition Hall. SOZO (sozo.sg) paling dikenal sebagai organizer dari event C3 Anime Festival Asia Jakarta (C3AFAJKT) dan juga C3 Anime Festival Asia Singapura (C3AFASG).

CSF 2019 adalah event pop culture yang terdiri dari 4 pilar, Ilustrasi, Musik, Cosplay dan Game. Tahun ini acara ini akan membawakan illustrator popular, cosplayer yang beragam, atlit Esport, penampilan musik yang memukau dari DJ, turnamen game yang menegangkan, event komunitas, eksibisi interaktif, acara panggung dan tentunya berbagai merchandise resmi serta berbagai booth creator local terpilih.

Salah satu acara utama dari Creators Super Fest adalah “Art Duel”, lomba ilustrasi satu-lawan-satu dimana illustrator bertanding dalam sesi live drawing dengan waktu terbatas dan tema yang berbeda. Pemenang dari tiap ronde akan maju ke babak selanjutnya hingga final untuk memperebutkan kursi illustrator bergengsi! Format kompetisi baru yang menegangkan ini mengubah kegiatan tertutup menjadi sebuah olahraga dinamis yang dapat dinikmati semua orang.

Sumber : Creator Super Fest

780 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Entertainment

Grand Opening Timezone Kelapa Gading Mall, Hadir Dengan Konsep Baru di Indonesia

Published

on

Geeknews.id – Pusat hiburan keluarga terutama, Timezone telah mengambil langkah besar untuk berada terdepan dalam memberikan pengalaman bagi pengunjung yang tak tertandingi. Induk perusahaan – The Entertainment and Education Group (TEEG) yang mengoperasikan 270 lokasi di 7 negara, telah memposisikan kembali toko-tokonya untuk memberikan pengalaman yang sangat modern, mengundang dan memberikan sosial yang terbaik dengan tempat lain di seluruh dunia.

Riset membuktikan bahwa konsumen lebih menghargai pengalaman yang dirasakan dibandingkan dengan produk. Pengalaman yang bersifat sosial dan yang dapat dimiliki dengan keluarga dan teman. Pusat perbelanjaan bereaksi terhadap tren ini dengan menciptakan area hiburan dan rekreasi dengan focus yang kuat kepada makanan dan hiburan dan Timezone dengan tawaran barunya sangat tepat dan sempurna dalam tatanan social modern tersebut. “Untuk Timezone inovasi dan moderenisasi tidak hanya terbatas kepada permainan tetapi meluas kepada pelayanan pengunjung, desain took, produk, merek dan keterlibatan pengunjung. Kami percaya bahwa dalam kehidupan modern, dan penuh dengan kesibukan ini kami harus focus pada upaya untuk pengunjung dapat menghabiskan waktu yang berkualitas dan bersenang-senang bersama keluarga dan teman-teman mereka. Pusat hiburan keluarga, seperti Timezone, menyediakan tempat yang ideal untuk waktu berkumpul; menikmati kebersamaan satu sama lain dan terhubung satu sama lain melalui kesenangan dan bermain.

“Ini telah menjadi visi perusahaan selama 40 tahun dan pembenahan lokasi Timezone ini memungkinkan kami untuk memberikan proposisi berharga kepada pengunjung dengan lebih baik. Sebagai pionir dan pemimpin dari pusat hiburan keluarga, focus kami adalah selalu memberikan pengalaman hiburan keluarga yang menyeluruh dan melampaui dari apa yang tempat bermain tradisional tawarkan”, ungkap Naveen H, CEO & Presiden Direktur PT Matahari Graha Fantasi (Timezone Indonesia).

Beliau juga memberi tahu bahwa ini adalah proses konstan untuk mendengarkan konsumen, bersikap proaktif dalam membuat perubahan, yang telah memungkinkan Timezone Indnesia diberikan penghargaan “Top Brand” dikategori Pusat Hiburan Keluarga sejak tahun 2009 secara terus menerus setiap tahunnya.

Tujuan konsep baru Timezone menampilkan elemen modern yang menarik bagi pengunjung dari segala usia dan genre yang tercermin dalam tata letak dan desain toko baru. Dari apa yang biasanya menjadi latar belakang yang ceria dan penuh warna, telah berubah menjadi desain yang sopan, futuristic, dan warna bergradasi. Menyalakan papan-papan petunjuk untuk zona konsep utama dan pencahayaan langit-langit yang unik untuk menonjolkan seluruh tempat dan meningkatkan rasa yang menyenangkan bagi pengunjung, serta suasana penuh kegembiraan yang sebuah pusat hiburan keluarga dapat sediakan.

“Timezone yang telah berubah, kini memilihi Toko Suvenir yang terbuka, dimana para pengunjung dapat menikmati pengalaman belanja yang sesungguhnya, menyentuh, merasakan dan membuat koneksi dengan beragam cinderamata yang luas. Disetiap toko souvenir ada petugas layanan khusus untuk membantu pengunjung dalam berbelanja dan menukarkan souvenir”, ujar Naveen H.

Dengan memperhatikan pengalaman pengunjung yang menyeluruh, perhatian khusus juga tertuju pada tingkat pencahayaan dan tingkat kebisingan, untuk memastikan kunjungan yang nyaman, ditambah, proses dari mengumpulkan tiket sampai penukarannya telah dibuat lebih menyenangkan dengan menambahkan lebih banyak “Mesin Penarik Tiket” yang ekslusif untuk Timezone Indonesia.

Menurut Naveen H, CEO & President Director PT Matahari Graha Fantasi (Timezone Indonesia), “memiliki hubungan dengan Mall Kelapa Gading, kami senang dapat bermitra dengan Mall untuk meluncurkan toko pengalaman baru pertama kami di Kelapa Gading Mall’.

Sumber : Timezone

3,678 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Entertainment

Film The Man From The Sea Menutup Pekan Sinema Jepang 2018 dan Siap Tayang di Layar Lebar Indonesia pada 2019

Published

on

Geeknews.id – Pekan Sinema Jepang 2018 yang diadakan selama satu pekan di CGV Grand Indonesia sejak 7 Desember 2018 resmi ditutup pada Minggu, 16 Desember 2018. Pekan Sinema Jepang ditutup dengan rangkaian kegiatan utama pemutaran film The Man from The Sea, Panel Talk Session, dan Cast Q&A dengan Sutradara dan pemain utama film The Man from The Sea.

The Man from The Sea

Film The Man from The Sea adalah hasil kolaborasi sineas Jepang dan Indonesia yang bergenre drama fantasi dengan latar cerita bencana tsunami. Mengambil latar di Banda Aceh, karya sutradara Koji Fukada ini menjanjikan cerita yang berbeda dari film sejenis yang pernah ada.

Film berdurasi 107 menit ini bercerita tentang seorang pria misterius (Dean Fujioka) yang muncul dan terdampar di pesisir pantai sekitar Banda Aceh yang belum lama terkena bencana tsunami. Pria tersebut ditemukan oleh Atsuko (Mayu Tsuruta) dan putranya Yakashi (Taiga) yang bekerja di organisasi nirlaba yang terlibat dalam pemulihan bencana. Pria misterius tersebut berbicara bahasa Jepang dan Indonesia yang buruk. Mereka melindungi dan memberinya nama Rau yang berarti Laut dalam bahasa Indonesia. Mereka juga mencari tahu asal usul pria misterius tersebut, dibantu oleh dua sosok remaja asli Aceh yakni Ilma (Sekar Sari) dan Kris (Adipati Dolken). Selama proses pencarian asal usul sosok pria tersebut, ternyata terungkap beberapa fakta mengejutkan dan juga magis.

Sutradara dan Pemeran Utama Film The Man from The Sea

Film bergenre drama dan fantasi ini diproduksi oleh beberapa rumah produksi berbeda negara, seperti Kaninga Pictures (Indonesia), Nikkatsu (Jepang), dan Comme Des Cinemas (Francis) dan digarap oleh sutradara asal Jepang, Koji Fukada.

Pada Closing Festival Pekan Sinema Jepang 2018 hari Minggu lalu dalam Panel Talk Session dan cast Q&A ada beberapa fakta menarik seputar tantangan hingga kesan individu para cast utama dalam proses syuting. Simak yuk geeks!

 

Pemilihan Cast

Koji Fukoda – Sutradara Film The Man from The Sea

Sutradara Koji Fukada membeberkan alasan dibalik terpilihnya cast film the man from the sea. Pemeran utama Laut diperankan oleh Dean Fujioka. Alasan pertama terpilihnya Fujioka karena Koji menganggap Fujioka sangat tampan. Kedua, Fujioka lahir di Fukushima dan pada usia 20 pindah ke Taiwan dan Hongkong untuk melanjutkan karirnya yang kemudian kembali ke Jepang dengan berbasis di Indonesia. Menurut Koji, karirnya sangat internasional dan cocok untuk memerankan peran Laut. Dalam Q&A tersebut, Fujioka menambahkan, Indonesia memiliki keterkaitan yang sama dengan Jepang dalam keyword tsunami.

Pemeran Takashi diperankan oleh Taiga. Taiga dan Koji sudah bekerjasama dalam 3 film. Koji memercayakan peran Takashi yang berperan sebagai orang Indonesia kepada Taiga. Menurut Koji, peran ini cocok dan mampu diperankan olehnya.

Koji menjelaskan bahwa dirinya kurang mengerti dengan perfilman Indonesia sehingga ia bekerjasama dengan Indonesia membuat audisi untuk mencari aktor dan aktris Indonesia yang cocok untuk bermain di film ini. Adipati Dolken dan Sekar melakukan casting via video. Setelah menonton cara akting Adipati Dolken dan Sekar, Koji langsung menyukai dan memilih mereka untuk ikut terlibat dalam film ini.  Melihat pribadi mereka, Koji semakin yakin karakter mereka memang cocok untuk meminkan peran Ilma dan Kris.

Tantangan

Sutradar Koji Fukada tidak bisa berbahasa Indonesia sehingga tantangan baginya adalah menyampaikan intruksi dibantu oleh penerjemah. Kemudian ia mengatakan Adipati dan Sekar adalah aktor dan aktris yang cerdas sehingga syuting berjalan lancar.

Karena film ini berlatar di Indonesia, Fujioka dan Taiga yang merupakan aktor Jepang mengalami tantangan untuk adaptasi dan mempelajari kebudayaan Indonesia sebagai cara mendalami peran masing-masing.

Bagi Fujioka, hal sulit dalam memerankan peran Laut adalah karena tidak mengetahui apakah Laut adalah manusia atau bukan sehingga perlu sering komunikasi. Setelah mulai syuting di Aceh, hal sulit lainnya adalah salah satunya sikap tubuh Fujioka yang terbiasa tegas dan tegap harus menjadi bungkuk.

Kemudian bagi Taiga, memainkan peran sebagai orang Indonesia merupakan tantangan tersendiri namun ia mengakui sangat menikmatinya. Adipati dan Sekar mampu membantu menumbuhkan unsur Indonesia di dalam dirinya melalui banyak komunikasi.

Dean Fujioka menyampaikan kesan dan pesan

Sebagai penutup, sutradara dan pemain menyampaikan pesan untuk masyarakat Indonesia. Sutradara mengatakan semoga film ini bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia karena ini merupakan film kolaborasi Indonesia dan Jepang. Bukan film Indonesia dan bukan pula film Jepang, namun ini adalah film bersama.

Fujioka mengatakan It’s been pleasure working with my Indonesia crew. Actor and Actress from Indonesia is great. And you guys do, spread the world and i want you to watch this film. I’m really hoping more projects between Indonesia and Japan will come so thanks to you guys for the support and everything for the time.

Taiga menambahkan, “Semoga masing-masing dapat menikmati dan menangkap arti sendiri dari film ini. Tidak ada jawaban benar karena masing-masing punya kesan tersendiri. Jadi selamat menikmati kesan yang kalian dapat dan semoga tersebar ke seluruh Indonesia.”

Closong Ceremony Pekan Sinema Jepang 2018

Film ini dirilis di Jepang pada bulan Mei 2018 yang lalu dan mendapat tanggapan yang baik. Film ini juga kembali ditayangkan di beberapa festival film dunia, seperti di Busan Internasional Film Festival, Hongkong Asian Film Festival, Kaohsiung Film Festival, Jogja-Netpac Asian Film Festival, dan terakhir menjadi film penutup dalam rangkaian Pekan Sinema Jepang (Desember 2018).

Film The Man from The Sea akan dirilis secara umum di Indonesia pada Januari 2019. Jadi, siapkan diri dan waktu kalian untuk menonton karya sineas Indonesia dan Jepang ini.

 

Seputar Pekan Sinema Jepang 2018

Lebih dari 30 film populer Jepang datang ke Jakarta dalam rangka memeringati hubungan diplomasi ke 60 antara Jepang dan Indonesia. Festival film ini dilaksanakan di CGV Grand Mall Indonesia.

Nantikan festival film Jepang berikutnya!

2,900 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Continue Reading

City

Theme Park Virtual Reality (VR) yang Pertama di Indonesia

Published

on

Geeknews.idVirtual Reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dalam suatu lingkungan yang disimulasikan komputer dari berbagai macam konten maya maupun nyata.

Kovee Jaya Indonesia adalah perusahaan pertama yang membuat suatu tempat bermain dan belajar Virtual Reality terbesar dan pertama kalinya di Indonesia. Kovee Jaya Indonesia tentunya bekerjasama dengan beerapa perusahaan – perusahaan broadcast, konten dan graphics ternama di Korea. Yang diantaranya, Temato Production, Macro Graph, KBS (Korean Broadcasting system) dan Kovra (Korea VR AR Industry Association).

Kovee VR juga mempunyai berbagai macam hiburan, diantaranya : K-Culture, dimana kalian bias berfoto selfie dengan menggunakan Hanbok (Baju Tradisional Korea), K-POP & K-Game yang mutakhir dikalangan milenial tentunya semua konten berasal dari Korea. Dan tidak lupa juga di dalam Kovee VR Theme Park kalian bias menba berbagai macam makanan korea dari Teokpokki sampai Ramyeon di F&B kami. (KOVEE : Korea Vr Entertainment & Ed-tech).

Kovee VR Theme Park menawarkan berbagai macam konten hiburan, Edukasi dan Teknologi di dalamnya. Kovee VR Theme Park sendiri memiliki hampir ratusan konten korea yang menarik untuk dinikmati. Dalam K-game yang paling menyenangkan dan terkenal adalah Mortal blitz, Beat Saber, Vrakers, dan masih banyak lagi.

Salah satu konten game terbaik korea yaitu Mortal Blitz, dalam konten ini pemain akan menggunakan VR lengkap dengan peralatan sarung tangan sensor, tas backpack PC & tentunya senjata otomatis, di permainan ini anda harus ebrjalan sambal membunuh para alien yang menyerang planet tempat kediaman anda menuju tempat aman di mana teman-teman anda berada.

Di K-Culture, kita mempunyai VR karaoke duets, di konten ini kita bias bernyanyi bersama dengan artis penyanyi korea tepat berhadapan langsung dengan menyanyikan lagu-lagu yang pasti membuat anda tersipu-sipu bahagia.

Di Edukasi, kami Kovee VR memiliki banyak konten yang menarik diantaranya kami punya miniforce. Di mana pemain/anak-anak dapat beredukasi dalam memecahkan solusi di saat situasi dalam keadaan darurat atau bencana alam sekalipun. Dan di Teknologi tentunya VR itu sendiri, VR – Virtual Reality atau Realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan komputer dari berbagai macam konten maya maupun nyata.

Kovee VR Theme Park berlokasi di satu Mall terkemukan di Jakarta. Yaitu, Neo Soho Mall tepatnya di lantai 2, bersebelahan dengan Mall Central Park, membuat Neo Soho Mall menjadi mall yang paling progresif, di mana pengunjung setiap harinya semakin terus meningkat.

Untuk harga permainan yang ditawarkan Kovee Virtual Reality Theme Park bervariasi, yang pastinya target kami semua kalangan masyarakat Indonesia agar dapat merasakan pengalaman baru yang menarik dalam dunia Virtual Reality.

Untuk paket para pelajar tentunya Kovee Virtyal Reality memberikan promo-promo yang luar biasa terjangkau, tentunya semua kalangan dari anak-anak Kindergarten sampai remaja perkuliahan. Diantaranya promo tersebut kami ada yang Namanya promo Group School/Collage dengan membeli kartu member minimal untuk 30-50 orang maka kami akan memberikan Special rate/Harga khusus.

Di lain itu belum lagi adanya promo hari raya atau h ari besar, dalam promo ini kami akan memberikan potongan sampai dengan 20% – 50%. Dan tentu saja masih banyak lagi promo-promo menarik lainnya.

Kovee Virtual Reality Theme Park juga masih memerlukan dukungan untuk kerjasama dari berbagai pihak perusahaan-perusahaan besar untuk kemajuan teknologi Virtual Reality di Indonesia menjadi semakin baik. Salah satunya kami masih membuka peluang u ntuk berbisnis maupun sponsorship pada Kovee Virtual Reality Theme Park.

2,238 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Entertainment

Bermain Sejak Lama, Ini Curahan Hati Para Pemain Ragnarok M: Eternal Love

Published

on

Geeknews.id – Sejak tahun 2002 sampai dengan tahun 2018, dimulai dari Korea hingga meluas ke China, game Ragnarok Online (RO) telah hadir dan mengisi hari-hari para gamers selama 16 tahun lamanya. Bagi kebanyakan adventurer (julukan untuk pemain game ini), RO bukan hanya sekedar sebuah game, melainkan juga sebuah kenangan manis bagi para generasi muda. Hingga detik ini, Ragnarok M (Ragnarok Mobile) masih mewarisi ciri khas desain yang imut dari game aslinya, alunan musik yang merdu serta gameplay yang menarik. Hal ini pun mengembalikan memori pertama saat para gamers bergabung di Rune Midgard!

Dari sejak perilisan Ragnarok M: Eternal Love SEA Ver. dimulai, Gravity, selaku publisher game ini telah menerima banyak dukungan dan feedback positif. Sebagai ucapan terima kasih kepada para adventurer dibuat sebuah wawancara eksklusif dengan tiga pemain veteran RO. Mari bersama kita simak apa saja sih kisah misteri yang mereka alami di Prontera, serta kejadian berkesan lainnya yang ada di ROM

Ilona Wu: Ke warnet untuk bermain RO, hanya bisa bermain saat akhir pekan dan sekali main menghabiskan waktu 4 jam

Ilona Wu bekerja sebagai seorang Freelancer, sebelumnya ia pernah bekerja di sebuah perusahaan game di China dan merupakan seorang fans setia ROM. ”Sewaktu kecil kakak laki laki yang pertama kali mengajariku bermain RO”, ujar Ilona Wu. Ia mengatakan setiap minggunya ia dan kakaknya pasti akan menyisihkan sejumlah uang untuk setiap pekannya pergi ke warnet bermain RO, setiap kali kira-kira 4 jam lamanya mereka menghabiskan waktu bermain di warnet. RO adalah game online pertama yang dimainkan oleh Ilona Wu, Poring adalah salah satu alasan yang membuatnya begitu mencintai RO. Selain itu, ia juga selalu memainkan RO bersama teman-temannya, oleh karena itu semakin banyak juga topik yang bisa dibahas bersama.

Setelah mencapai level 30 dan Ilona memilih peran sebagai seorang Mage, dirinya pergi ke Pyramid untuk memburu Mummy, di tengah proses farming, dia akan bertemu dengan Isis yang cukup merepotkannya

Prev1 of 4
Halaman Selanjutnya →

3,903 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Entertainment

Perayaan 25 Tahun POWER RANGERS bersama Austin St John di POPCON ASIA 2018

Published

on

Geeknews.id — Dalam rangka merayakan hari jadi serial Power Rangers yang ke-25, POPCON Inc. mengumumkan akan memboyong langsung aktor dari serial Mighty Morphin Power Rangers, Austin St. John, sang Ranger Merah pertama, yang di serialnya dikenal sebagai Jason Lee Scott. POPCON Asia merupakan ajang popular culture convention pertama Austin St John di benua Asia.

Yenny Wangsawidjaja, CEO POPCON Inc menuturkan, “POPCON Asia memposisikan diri sebagai ajang pop culture yang wajib dikunjungi di Indonesia, selalu mencoba untuk menghadirkan popstar untuk memuaskan dahaga pecinta pop culture di tanah air. Pada POPCON Asia 2017, kita membawa tiga Ranger sekaligus dari franchise Power RangersWalter Jones si Ranger Hitam pertama dari serial “Mighty Morphin Power Rangers”, dan Yoshi Sudarso bersama Peter Sudarso, kakak beradik asal Indonesia yang menjadi Ranger Biru di serial Power Rangers Dino Charge” dan “Power Rangers Ninja Steel”.

Ada setidaknya 97 episode Power Rangers yang  diperankan Austin St John sepanjang tahun 1993 hingga 2002. Walaupun sempat mendapat kostum dengan warna yang berbeda, sebagai Ranger Emas Zeo di serial “Power Rangers Zeo” (1996), tapi sosok pemimpin Merah, tidak bisa dilepaskan dari dirinya. Dalam setiap komik, juga action figure Power Rangers, sosok Jason yang diperankan oleh Austin St. John masih menjadi karakter yang paling terkenal.

Salah satu scene dalam Power Rangers

Sempat menghilang dari dunia hiburan, pemegang black belt Taekwondo dan Judo ini aktif menjadi petugas medis yang membantu tentara Amerika di Timur Tengah selama lima tahun. Sekarang, Austin kembali terlibat dalam beberapa film layar lebar yang akan rilis di sepanjang tahun 2019.

ASJ

Bagi fans di seluruh penjuru Nusantara (juga Asia) yang ingin merayakan seperempat abad franchise Power Rangers bersama Austin St. John, si Ranger Merah pertama itu, jelas wajib datang ke POPCON Asia 2018 yang mengusung tema “Clash of POP”.

 

 

Penjualan tiket awal (early bird) telah dibuka seharga Rp.75.000 (satu hari) dan Rp. 130.000 (untuk dua hari). Pesan tiketnya sekarang juga di situs resmi Popcon.Asia. Untuk anak-anak yang tinggi badannya di bawah 100 cm, masuk ke POPCON Asia 2018-nya gratis

4,012 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Trending