Connect with us

event

Mobile Legends Intercity Championships Turnamen Baru untuk Para Gamer

Published

on

Geeknews.id — Sebuah turnamen baru kembali dipersiapkan oleh Moonton selaku penerbit Mobile Legends: Bang Bang. Bertajuk Mobile Legends Intercity Championship, atau disingkat MIC, turnamen ini diadakan dengan tujuan membawa euforia dan esports experience kepada para pecinta esports di tanah air, serta memberikan edukasi tentang esports melalui pertandingan dan berbagai aktivitas komunitas.
Lius Andre selaku perwakilan Moonton mengatakan, “Dengan rangkaian acara Skala Besar yang disiapkan pada tahun 2019 seperti MPL Season 3, MSC 2019, dan juga MLBB World Cup, kami tidak pernah melupakan penggemar MLBB di Indonesia. MIC adalah jawaban untuk para penggemar semua kota di Indonesia!”


Chief Growth Officer RevivalTV, Irliansyah Wijanarko mengatakan, “Setelah MPL Season 2 dan MSC 2018 yang kami kelola tahun lalu, sekarang kami datang dengan MIC. RevivalTV akan terus mendukung esports Indonesia.”


Berangkat dari tujuan awal Moonton yaitu ingin memajukan esports di Indonesia, Mobile Legends Intercity Championship diselenggarakan untuk menciptakan sejarah baru dan mencari tahu bakat dan pemain baru Mobile Legends: Bang Bang dari seluruh Indonesia, dimana mereka akan bertanding untuk memperebutkan titel bergengsi “Legends of Nusantara” dan hadiah uang tunai. Total hadiah yang dapat diperebutkan senilai US$ 5000 ditambah 162000 Diamonds untuk setiap kota.


Mobile Legends Intercity Championships dijadwalkan untuk diselenggarakan secara berurutan di 8 kota besar Indonesia yaitu Medan, Palembang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Jakarta. Turnamen ini akan berjalan selama 8 bulan dengan pembagian 1 bulan untuk setiap kotanya. Para pemenang dari setiap kota akan dipertemukan dengan pemenang di kota selanjutnya. Pemenang kota pertama akan pergi ke kota berikutnya untuk bertemu dengan pemenang di kota itu sebagai pertarungan kota. Pemenang pertarungan kota akan datang ke kota ketiga dan bertemu pemenang kota ketiga.

1,370 kali dilihat, 47 kali dilihat hari ini

Esport

IENC – Kejurnas Esports Pertama di Indonesia

Published

on

Geeknews.id – Setelah sebelumnya menjadi cabang eksebisi di Asian Games 2018 Jakarta, esports akhirnya benar-benar menjadi salah satu cabang olahraga bermedali pada event SEA Games 2019, yang berlangsung pada tanggal 30 November hingga 11 Desember 2019, di Filipina.

Untuk menghadapi SEA Games 2019, IESPA akan menggelar beberapa event dan kejurnas. Salah satunya adalah IENC (Indonesia Esports National Championship) yang akan segera menyelenggarakan penyisihan daerah, dengan babak grand final di Jakarta.

Nantinya IENC akan menyaring kontingen Indonesia untuk cabang permainan, Dota 2, Mobile Legends: Bang Bang, dan Tekken 7. Masing-masing cabang permainan akan diwakili oleh satu tim, atau dua orang bagi game-game perorangan.

Proses penyaringan tersebut akan berlangsung sangat ketat, sebab hanya tim atau pemain terkuatlah yang berhak mengikuti pelatnas dan diberangkatkan ke SEA Games 2019. Hal ini sejalan dengan pernyataan Plt. Sekertaris Jendral KOI, ibu Hellen Sarita de Lima yang dimintai keterangannya secara terpisah.

“IESPA yang berhak melakukan seleksi atlet pelatnas untuk diajukan kepada KOI yang selanjutnya melakukan seleksi melalui monitoring dan evaluasi bersama tim ahli untuk membentuk kontingen SEA Games atau multi event internasional lainnya”, ujar ibu Hellen Sarita de Lima (sesuai UU No:3/2005 , Olympic Charter dan AD/ART KOI).

“Saat ini IESPA telah mengajukan number of event yang akan diikuti nanti di SEA Games 2019, kepada KOI dan telah didaftarkan sebelum tanggal 15 Maret 2019 lalu,” pungkas beliau.

Dengan keluarnya pernyataan tersebut, jelas sudah siapa yang berhak melakukan seleksi dan menentukan siapa saja yang berangkat ke SEA Games 2019 yang bakal berlangsung di Filipina nanti.

“Saat ini kami membuka kesempatan sebesar-besarnya untuk tim-tim esports Indonesia yang ingin menjadi kontingen SEA Games 2019 melalui jalur resmi yang kami sediakan”, ujar Eddy Lim, selaku ketua umum IESPA. “Saat ini SEA Games 2019 memiliki dua jalur resmi, yaitu IEL dan IENC. Nantinya akan ada beberapa event lagi yang akan digelar dalam waktu dekat ini”, imbuh beliau.

Tidak lupa, sebagai penutup ibu Hellen Sarita de Lima menjelaskan bahwa dalam semua kegiatan keolahragaan perlu di implementasikan nilai-nilai Olimpiade yang terdiri dari, peaceful (kedamaian), friendship (persahabatan), excellence (keunggulan), dan respect (menghargai). Beliau berharap semua event esports memuat nilai-nilai tersebut.

159 kali dilihat, 159 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Esport

Tim Esports Indonesia Rebut Gelar Juara Di Free Fire World Cup 2019

Published

on

Geeknews.id — Berhasil mengalahkan Argentina, Colombia, Brazil, Rusia, Chinese Taipei (Taiwan), Vietnam, Malaysia, dan tuan rumah Thailand, Indonesia raih gelar juara di Free Fire World Cup 2019 di Bangkok, 7 April 2019 kemarin. Tim esports Indonesia yang diwakili oleh EVOS Capital dan SFI Esports sukses menunjukkan permainan terbaik mereka dan mengamankan posisi pertama dan ketiga. Atas kemenangan ini, EVOS Capital berhak atas hadiah tunai sebesar THB 1.600.000 (setara dengan 710 juta rupiah), serta SFI Esports berhak atas hadiah tunai sebesar THB 320.000 (setara dengan 142 juta rupiah).

EVOS Capital dan SFI Esports menjadi tim perwakilan Indonesia setelah menduduki peringkat dua teratas di di turnamen Free Fire Indonesia Masters 2019 yang digelar pada bulan Maret kemarin. EVOS Capital beranggotakan Muhamad Farchan Ridha, Naufal Nabbarnur Ibrahim, Saeful Muharrom dan Regi Pratama. Sementara itu, SFI Esports terdiri dari Richard William Manurung, Agung Hotami, Laode Purbin Yamil, Yusak Budiarto dan Renaldy Esantara.

Perjuangan EVOS Capital dan SFI Esports pada saat turnamen tidak selamanya berjalan mulus. Hingga match kedua, kedua tim tersebut masih menempati posisi terbawah di klasemen sementara yaitu posisi 11 dan 12 dengan masing – masing skor 155 dan 140 poin. Mengingat ini merupakan turnamen kancah internasional pertama untuk kedua tim, mental baja kedua tim kaget dan sempat teruji. EVOS Capital tetap berusaha memberikan permainan terbaik dan akhirnya berhasil merangkak ke posisi kedua teratas pada match ketiga. SFI Esports juga mulai menunjukan kekuatan tim Indonesia dengan meraih Booyah (posisi pertama) pada match keempat dan keenam.

Di game ketujuh, EVOS Capital kemudian meraih Booyah dan mengukuhkan posisi nya di peringkat pertama klasemen akhir dengan skor akhir 1.695 poin. Diikuti oleh SPS E-SPORTS dari thailand di posisi kedua dan SFI Esports dari Indonesia di posisi ketiga dengan skor akhir 1.560 poin.

Berdasarkan data dari Esports Charts Free Fire World Cup 2019 menjadi kejuaraan battle royale terpopuler (berdasarkan jumlah penonton konkuren terbanyak) sepanjang masa “The most popular Battle Royale event of all time (by peak viewers) dan turnamen esports paling populer yang ditayangkan di Youtube “The most popular esports event on YouTube”.

Bapak Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia juga ikut mengapresiasi kedua tim atas prestasi yang telah ditoreh dengan memberikan ucapan selamat melalui akun resmi Instagram di @nahrawi_imam. “Atlet esports kita berhasil membuat Indonesia Raya berkumandang dan merah putih berkibar di Thailand. Tim EVOS Capital Free Fire berhasil menjadi juara dunia di ajang Free Fire World Cup 2019. Selamat juga kepada tim SFI Esports atas raihan peringkat 3 tetap semangat,” ungkap beliau.

Sumber : Free Fire Indonesia

1,132 kali dilihat, 135 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Esport

Piala Presiden Di Gelar, Rugi Untuk Lewatin Keseruannya

Published

on

By

Geeknews.id — Piala Presiden E-Sport 2019 sudah dibuka hari ini ( sabtu, 30 Maret 2019 ) hingga esok hari dengan memperebutkan satu trophy kebanggaan bagi seluruh penggiat competition game dengan kategori Mobile Legend yang di lombakan.

Semarak dan antusiasme di semua kalangan begitu terasa. Sorakkan para pendukung tim terus menggaung di arena pertandingan Piala Presiden E-Sport 2019. Ke-16 tim atlet kategori E-Sport bersaing sengit untuk meraih kemenangan. Ini terlihat ke-16 tim tersebut tak membiarkan begitu saja menyerahkan trophy kemenangan kepada lawan.

Tak hanya tim-tim daerah saja yang mengikuti turnamen ini, lebih dari 2000 tim telah disisihkan hingga mencapai 16 besar yang di pertontonkan secara umum di Istora Senayan, Jakarta harus ngga final. Bahkan Evos E-Sport pun tak melewatkan kesempatan emas ini. Event skala nasional ini merupakan angin segar bagi atlet-atlet E-Sport untuk unjuk gigi kepada atlet dari negara lain.

Puncak dari Keseruan ini akan diselenggarakan besok, ( Minggu 31 Maret 2019 ). Jangan lewatkan momen bersejarah ini. Dan jadilah saksi bahwa indonesia akan melegenda.

1,707 kali dilihat, 130 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Esport

Kemeriahan Final Turnamen SEA Summoners War 2019

Published

on

Geeknews.id – Com2us kali ini mengumumkan Turnamen SEA Summoners War untuk semua summoners di Asia Tenggara untuk merayakan 100 juta downloadnya antara 8 perwakilan negara dari Asia Tenggara telah berakhir. Dengan peserta yang terdiri dari 2 wakil Thailand, 2 wakil Vietnam, 2 wakil Indonesia, 1 wakil Singapura dan 1 wakil dari Malaysia, Thailand menjadi runner-up pada turnamen ini.

Ajang ini pertama di 2019 ini dijadikan sebagai ajang pemanasan untuk Summoners War World Arena Championship dan tentunya dengan pengalaman yang sudah didapatkan, pertandingan untuk di skala global akan semakin menjadi lebih seru setelah pemasaran di Turnamen SEA Summoners War ini.

Setelah babak penyisihan yang panjang, 8 player dari 5 negara mengikuti Final Turnamen SEA Summoners War yang merupakan Turnamen Asia Tenggara terbesar di tahun 2019. Judas dan Mr.Touch dari Thailand, ༆ Tommy ࿐ dan Buồn…! dari Vietnam, [Symp] Magnum dan Blehbeh dari Indonesia, Fenrir dari Singapura dan [MY]GranZ dari Malaysia berkompetisi dengan sistem gugur.

Hasilnya Tommy, salah satu wakil dari Vietnam berhasil mengalahkan Judas dari Thailand dengan kemenangan mutlak 3-0 di babak final dan memenangkan hadiah $ 2000. Selain itu, [MY]GranZ dan Buồn…! berhasil menjadi juara 3 dan mendapatkan hadiah $ 700 pada kompetisi yang ketat ini. Sayangnya, dua perwakilan dari Indonesia yaitu [Symp] Magnum dan Blehbeh masih belum beruntung pada turnamen kali ini.

Com2us juga mengadakan event offline yang merupakan gathering nonton bareng (nobar) agar pendukung Summoners War bisa menonton kompetisi dan mendukung pemain dari masing-masing negara. Acara gathering ini diadakan di Hotel Menara Peninsula pada tanggal 9 Maret 2019 yang mengundang 60 pemain Summoners War untuk menjadi saksi dari juara pertama yang ada di Summoners War di tahun 2019 ini.

Sumber : Gamevil

1,417 kali dilihat, 128 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Esport

KASKUS Battleground: Mobile Games Festival Season 4, EVOS Juara AOV

Published

on

Geeknews.id – Geeks, KASKUS Battleground: Mobile Games Festival yang diselenggarakan oleh KASKUS dan didukung oleh AXIS telah memasuki season akhir dengan permainan Arena of Valor (AOV). Sebanyak total 383 tim telah melewati babak kualifikasi dimana sebanyak 8 tim profesional berhasil lolos dan adu kemahiran pada laga final yang diselenggarakan pada Sabtu – Minggu, 16 – 17 Maret 2019 kemarin di Piazza Gandaria City Mall.

Persaingan seru dan ketat ditunjukkan oleh para tim profesional EVOS e-Sports, GGWP.ID, SES ASLI ENAAAK, RRQ, SFI, DUNIA GAMES, WAW e-Sports, dan HERTZ UU AA untuk memperebutkan total hadiah 240.000.000 rupiah. EVOS e-Sport kembali menunjukkan keandalannya dalam bermain sehingga berhasil menjadi Juara 1 Final KASKUS Battleground: Mobile Games Festival Season 4 ini, disusul oleh DUNIA GAMES sebagai Juara 2, dan SES ASLI ENAAAK sebagai Juara 3.

Hilda Hendrio, GM Marketing KASKUS menyatakan “Kami sangat berterima kasih pada seluruh peserta yang sudah berpartisipasi di rangkaian KASKUS Battleground: Mobile Games Festival, dari pemain pemula hingga profesional. Harapan kami, perjalanan KASKUS Battleground selama satu tahun ini bisa turut memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan industri e-Sports di Indonesia. Karena, sebagai wadah berbagi minat dan hobi, KASKUS ingin memberikan dukungan bagi teman – teman yang memiliki minat di bidang e-Sports bahwa minat yang dimiliki bisa menjadi profesi yang menjanjikan jika dijalankan dengan giat dan sering berlatih melalui kompetisi – kompetisi seperti KASKUS Battleground ini.”

Selain menyaksikan pertandingan final AOV, para pengunjung yang hadir di Gandaria City Mall juga meramaikan booth – booth mini games yang ada di area Piazza seperti PES 2019, Speed Drifter dan PUBG Mobile. Usia muda hingga tua tampak memenuhi ketiga area mini games demi memenangkan total hadiah jutaan rupiah.

Dilaksanakan sepanjang April 2018 – Maret 2019, KASKUS Battleground: Mobile Games Festival  merupakan bentuk komitmen KASKUS untuk mendorong perkembangan e-Sports tanah air dan mewadahi salah satu minat dari komunitas terbesar KASKUS yakni komunitas Games. Dibagi menjadi 4 season, KASKUS Battleground: Mobile Games Festival menghadirkan turnamen mobile games yang sedang hangat yaitu Vainglory, Rules of Survival, PUBG Mobile dan Arena of Valor.

2,506 kali dilihat, 85 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Trending