Connect with us

Anime

Anime ‘Araiya-san! Ore to Aitsu ga Onnayu de!?’ Menampilkan Lagu Tema

Published

on

Geeknews.id — Geeks, Situs resmi “Araiya-san! Ore to Aitsu ga Onnayu de!?” mulai menampilkan video promosi untuk anime-nya. Video tersebut juga menampilkan lagu tema berjudul “Renai Sen Session” (Love Washing Session) yang dinyanyikan oleh Ringo Aoba/Ai Kitano dan Ayaka Igasaki sebagai karakter yang mereka perankan masing-masing.

Anime ini adalah adaptasi dari manga dewasa berjudul “Asoko Araiya no Shigoto: Kataomoi Chu no Aitsu to Onnayu de (A Job Washing There: In the Women’s Bath With Her in Unrequited Love) buatan Toyo.

Versi pendek ini akan tayang di Tokyo MX pada 7 April. “Edisi komplit” akan tayang secara streaming di situs Anime Zone milik ComicFesta pada hari yang sama.

Cerita berpusat pada murid laki-laki bernama Sota Tsukishima yang mulai bekerja di pemandian umum milik keluarganya sebagai penyeka punggung. Aoi Yuzuki, teman sekelas Sota, mengunjungi pemandian tersebut sambil merahasiakan identitasnya. Sebuah hubungan terjadi antara mereka berdua ketika Sota menyuci punggung Aoi.

Mitsutaka Noshitani dari Magic Bus akan menyutradarai anime ini dan menyediakan storyboard. Kazuhiro Toda bertanggung jawab atas komposisi dan naskah. Nanashi mendesain karakter dan berperan sebagai kepala sutradara animasi. Mereka bertiga pernah bekerja sama di anime ComicFesta sebelumnya, “Skirt no Naka wa Kedamono Deshita” dan “Sweet Punishment.”

Manga “Araiya-san! Ore to Aitsu ga Onnayu de!?” masih diserialisasi di situs manga ComicFesta dan situs digital lainnya.

Sumber : Jurnalotaku

2,734 kali dilihat, 78 kali dilihat hari ini

Anime

Naruto Shinden “The New Legend of Naruto”

Published

on

By

Geeknews.id – Naruto merupakan anime terbaik sepanjang masa. hasil karya masashi kishimoto ini sudah meraih banyak sekali penghargaan di beberapa negara. salah satunya Quill Award untuk kategori Best Graphic novel di Amerika Utara pada tahun 2006.

dengan latar belakang kehidupan ninja, cerita ini banyak sekali di tonton masyarakat diberbagai dunia. tak terlewat juga indonesia, walaupun anime ini sudah tamat, namun penggemar anime naruto ini kian meluas. mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. bahkan, setelah tamatpun. cerita naruto terus dilanjutkan dengan nuansa modern yang menggugah semangat para penontonnya dengan judul Boruto:The next Generation.

menceritakan tentang anak dari penerus naruto, boruto makin dilirik dengan cerita klasik namun modern membuat para penggemar naruto merasa nostalgia dan tidak sabar dengan cerita selanjutnya dari boruto. cerita boruto tak membuang unsur “naruto”nya karena pengarah ceritanya ialah masashi kishimoto-sensei sendiri.

kini, muncul kabar bahwa spin-off dari naruto dan boruto akan diterbitkan menjadi sebuah anime. novel Naruto Shinden (The New Legend of Naruto) akan diadaptasi menjadi serial anime yang mengudara di televisi. hal ini diberitakan langsung Dalam edisi terbaru Weekly Shonen Jump, majalah manga ikonik terbesar di Jepang

alur cerita spin-off ini 15 tahun setelah perang dunia shinobi keempat. namun, akan berfokus pada ketiga karakter saja. yakni, Naruto, Sasuke, dan Shikamaru sebagai orang tua. dengan dibagi menjadi 3 alur cerita yang berbeda dimana Mirei Miyamoto menulis Naruto Shinden, Jun Esaka menulis Sasuke Shinden dan Takashi Yano menggarap Shikamaru Shinden, seri novel ini dibuat berkolaborasi erat dengan pencipta Naruto, Masashi Kishimoto yang melakukan semua ilustrasi visual untuk buku-buku tersebut.
Naruto Shinden (The New Legend of Naruto) sudah ditayangkan perdana pada tanggal 10 Februari. bersamaan dengan tayangnya Boruto: Naruto Next Generation selama tiga minggu.

2,622 kali dilihat, 98 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Anime

Rimuru Tempest dan Aliansinya Bertarung Pada Babak Baru Di Season Kedua

Published

on

By

Geeknews.id — Geeks, Ingat Rimuru Tempest? Ya, karakter anime ini sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan fans anime bergenre issekai. Tensei Shitara Slime Datta Ken merupakan Novel ringan buatan Fuse dan Mitz Vah yang diadaptasi menjadi anime oleh 8-bit ini telah mencapai puncaknya pada akhir Maret 2019 ini. Anime ini menceritakan Satoru Mikami, seorang karyawan swasta yang dibunuh oleh seorang jambret dan mendapatkan kesempatan hidup kedua nya di dunia lain.

Di dunia lain ini, Satoru Mikami merubah namanya menjadi Rimuru Tempest dikarenakan wujudnya berubah menjadi Slime dengan kemampuan khusus dan nama tersebut di berikan khusus dari naga angin Veldora yang kemudian menjadi Veldora Tempest. Awal petualangan dimulai ketika Veldora masuk kedalam tubuh Rimuru dengan harapan segel yang membelenggu Veldora bisa terlepas. anime ini rilis mulai 2 oktober 2018 sampai sekarang. namun, saat ini serial anime ini sudah mencapai puncaknya.

dan kabarnya, Anime ini akan dilanjutkan dengan season ke-2. hal ini sudah terkonfirmasi di situs resmi mereka http://www.ten-sura.com tentu ini menjadi kabar gembira bagi para penggemar Rimuru dan aliansinya. dengan adanya konfirmasi ini pula, menambah daftar Anime yang layak di tonton pada tahun 2020 mendatang.

1,917 kali dilihat, 66 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Anime

LN Erotis Diberhentikan Akibat Konflik Antara Penulis dan Ilustrator

Published

on

Geeknews.id — Penerbit light novel Dash X Bunko mengumumkan pada 22 Februari bahwa LN “Onna yuusha ni jibun no seidorei ni naranai to party wo tsuihō suru to odosareta no de ridatsu wo sentaku shimasu”, yang terjemahannya kurang lebih adalah “Aku diancam ditendang dari party kalau tidak jadi budak seks si heroine”; akan diberhentikan publikasinya setelah sang penulis Nozomi Ginkyoku; menghina ilustratornya yaitu Monety di Twitter

Dash X Bunko mengumumkan bahwa volume kedua yang terbit pada 22 Februari akan menjadi volume terakhir. Rencana adaptasi manga juga dibatalkan. Penerbit mengatakan “penulis mengatakan hal yang tidak senonoh di media sosial” merupakan alasan dari pemberhentian ini. Penerbit tahu bahwa Ginkyoku sebelumnya juga pernah menyerang orang lain di Twitter dan merasa pendisiplinan diperlukan.

Ginkyoku telah meminta maaf pada Monety lewat Twitter pada 15 Februari. Dia mengaku telah salah paham menafsir perkataan Monety dan menyerang ilustratornya. Ginkyoku menulis bahwa “Tidak ada alasan bagus untuk perlilaku dan perkataan buruk yang saya sampaikan”.

Tweet yang bermasalah sudah dihapus, namun dari gambar yang berhasil diarsip nampaknya dasar masalahnya adalah pernyataan Monety bahwa “Dirinya bosan menggambar ilustrasi erotis yang aman” dan ingin mengerjakan karya yang lebih ekstrim. Ginkyoku lalu merasa Monety merendahkan LN-nya dan konflik pun terjadi. 

Volume 1 terbit pada November 2018. Volume kedua terbit pada 22 Februari bersamaan dengan pembatalan publikasinya.

Seri berkisah tentang seorang bocah berusia 12 tahun bernama Rem yang memilih untuk meninggalkan party-nya setelah sang pendekar wanita timnya memerintahkannya untuk menjadi budak seksnya. Rem kembali ke kota asalnya tetapi dikhianati oleh orang-orang yang ia percayai. Dia mengembara ke labirin dan melepaskan seorang gadis bernama Alicia dari sebuah segel. Namun, setelah dibebaskan dari segel, Alicia memanggil Rem sebagai tuannya dan keduanya membentuk kontrak budak seks.

Sumber: Jurnal otaku

3,241 kali dilihat, 64 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Anime

Anime ‘Kimetsu no Yaiba’ Akan Tayangkan Episode Awalnya sebagai Film

Published

on

Geeknews.id –Adaptasi anime dari manga “Kimetsu no Yaiba” telah mengungkap bahwa kelima episode awal anime ini akan tayang bersamaan dalam format film. Seperti yang sudah diungkap dulu, anime yang dikerjakan oleh Ufotable ini akan ditayangkan secara umum pada April 2019.

Film akan tayang di 11 bioskop Jepang mulai 29 Maret. Film kompilasi ini memiliki judul “Kimetsu no Yaiba: Kyōdai no Kizuna”. Sebuah PV juga ditayangkan:

Video Twitter di bawah menampilkan lebih banyak adegan:

Video terlekat
鬼滅の刃公式@kimetsu_off
 

【予告映像公開】
3月29日より2週間限定で劇場上映となる特別上映版「鬼滅の刃 兄妹の絆」の予告映像を公開!
劇場用ビジュアルを使用したA4クリアファイル付き前売券は2月23日より販売開始!
ぜひ放送に先駆けて劇場の大スクリーンで をお楽しみください!
詳細:https://kimetsu.com/anime/movie/ 

Seiyuu yang sebelumnya sudah diungkap adalah:

  • Natsuki Hanae sebagai Tanjirou Kamado
  • Akari Kitou sebagai Nezuko Kamado
  • Hiro Shimono sebagai Zenitsu Agatsuma
  • Yoshitsugu Matsuoka sebagai Inosuke Hashibira
  • Takahiro Sakurai sebagai Giyu Tomioka

Haruo Sotozaki (Tales of Zestiria the X, Tales of Symphonia the Animation) menyutradarai anime di studio ufotable (Fate/Zero, Kara no Kyoukai, Katsugeki: Touken Ranbu). ufotable juga bertanggung jawab atas produksi skrip. Akira Matsushima (Tales of Zestiria the X) mendesain karakter bersama Miyuki Sato, Yoko Kajiyama, dan Mika Kikuchi. Yuki Kajiura (Sword Art Online, Fate/Zero, Madoka Magica) dan Go Shiina (Tales of Zestiria the X, Juuni Taisen, God Eater) mengkomposisi musik. Hikaru Kondo memproduksi seri.

Staf lainnya adalah:

  • Konsep Seni: Koji Eto, Masaru Yanaka, Kasumi Takeuchi, Yuri Kabasawa
  • Sutradara Fotografi: Yuichi Terao
  • Sutradara 3D: Kazuki Nishiwaki
  • Desain Warna: Yuko Omae
  • Editing: Manabu Kamino

Kimetsu no Yaiba memiliki latar di era Taisho, di mana sebuah organisasi misterius melindungi umat manusia dari Oni. Tanjirou kehilangan mayoritas keluarganya karena serangan Oni dan adiknya, Nezuko; terkontaminasi darah Oni dan mulai berubah juga menjadi Oni. Seorang pemburu Oni yang melihat bakat Tanjirou dan menyadari Nezuko relatif jinak untuk standar Oni merekomendasikan keduanya untuk berlatih menjadi pemburu Oni. Kakak beradik tersebut lalu memulai perjalanan mereka sebagai pemburu Oni dan mencoba mencari cara untuk menyembuhkan Nezuko.

Seri ini memulai debutnya di Weekly Shonen Jump pada Februari 2016 dan sudah merilis volume keempatbelasnya.

Sumber : Jurnal Otaku

3,823 kali dilihat, 64 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Anime

Com2uS Umumkan Film Animasi Pendek Summoners War

Published

on

Geeknews.idCom2uS (CEO James Song) mengumumkan bahwa game RPG global “Summoners War: Sky Arena” (selanjutnya disebut “Summoners War“) berhasil menembus 100 juta download di seluruh dunia.

Summoners War yang memulai layanan globalnya pada tahun 2014 kembali membuktikan popularitasnya dengan mencapai 100 juta download di seluruh dunia. Dengan menetapkan standar layanan global berkat one-build service, Summoners War berhasil membuktikan popularitasnya sebagai brand global serta meraih sebuah pencapaian monumental yaitu 100 juta download.

Distribusi jumlah download yang merata di tiap benua membuktikan popularitas game ini di seluruh dunia. 50% dari total download berasal dari pasar barat, dimana 32% berasal dari AS sebagai pasar game terbesar di dunia, 18% berasal dari Eropa dan Oceania, dan 50% sisanya berasal dari Asia, termasuk pasar-pasar besar seperti Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, dan negara lainnya. Angka ini menunjukkan bahwa Summoners War adalah game RPG global terbaik yang dimainkan oleh player di seluruh dunia.

Summoners War tercatat meraih peringkat No. 1 di 74 negara pada App Store, dan di 20 negara pada Google Play sejak pertama kali diluncurkan. Selain itu, Summoners War juga memliki rekor penjualan sebagai game RPG No.1 pada Apple App Store di 116 negara dan di 96 negara pada Google Play Store.

Com2uS berencana merilis film animasi pendek bertema Summoners War untuk merayakan 100 juta download dengan berkolaborasi bersama Skybound Entertainment. Player dapat menyaksikan kemegahan Summoners War yang berhasil melampaui 100 juta download melalui film ini. Selain itu, saat ini Com2uS sedang mengembangkan brand Summoners War menjadi berbagai bentuk bisnis lainnya.

“Summoners War berhasil meraih kesuksesan berkat adanya layanan yang baik serta pengadaan update dan event secara berkala. Kami akan terus aktif di pasar global dan kembali memperkuat brand global kami.” ungkap Com2uS.

Kali ini, Com2uS dan Skybound Entertainment (Skybound) memproduksi sebuah film animasi pendek “Friends and Rivals”. Film animasi 3D berdurasi 6 menit ini akan mengambil latar belakang cerita dan dunia Summoners War. Film ini sekaligus membuktikan nilai brand Summoners War yang semakin besar dan bukan hanya sebagai sebuah game, namun juga sebagai konten budaya global.

Dunia dan cerita pada film animasi ini juga digunakan di “Summoners War“, “Summoners War Lost Centuria” dan “Summoners War MMORPG”. Film ini memperkenalkan karakter serta dunia Summoners War dalam bentuk animasi. Film ini diproduksi oleh co-executive producer – Catherine Winder, CEO Skybound North dan pencipta “Star Wars: The Clone Wars” dan “The Angry Birds Movie” serta Robert Kirkman, pendiri Skybound serta pencipta serial “Walking Dead”.

Paul Ferminger, editor efek visual film SF Hollywood “I, Robot”, “Elektra” dan “Night at the Museum” serta serial TV “Mortal Kombat: Legacy” juga akan menjadi sutradara film ini. Selain itu, Paul Ferminger dan John Zuur Platten, penulis untuk game konsol “Jurassic World Evolution” dan “Apache Air Assault” menulis keseluruhan naskah untuk film ini.

Film ini akan menampilkan kisah dua summoner – Durand dan Morgana – serta suku Baniyan yang akan muncul di “Summoners War MMORPG” untuk pertama kalinya. Kedua summoner akan beraksi dengan memanggil monster mereka dan bertarung untuk merebut kembali permata magis di Sky Island yang akan segera runtuh. Kisah ini juga bercerita tentang persahabatan kedua summoner yang dibangun melalui pertarungan mereka.

2,327 kali dilihat, 9 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Trending