Connect with us

artikel

Pengguna android jelly Bean Lampaui Ginggerbread

Published

on

Akhirnya pengguna sistem operasi Android Jelly Bean kini menjadi yang paling banyak di platform Android. Hal itu tercapai setelah jumlah pengguna Android Jelly Bean melampaui Gingerbread.

Dikutip dari Engadget, saat ini pengguna sistem operasi Android Gingerbread (2.3.3 – 2.3.7)sebesar 34.1 persen. Jumlah tersebut pun berhasil dilampaui oleh pengguna Android Jelly Bean (4.1.x – 4.2.x) yang mencapai prosentase 37.9 persen. Dengan begitu, Android Jelly Bean pun kini menjadi OS Android terpopuler.

Sementara itu OS Android Ice Cream Sandwich berada di tempat ketiga dengan prosentase sebesar 23.3 persen disusul Froyo (3.1 persen) dan Eclair (1.4 persen). Menariknya ternyata masih ada yang menggunakan OS Android Android Donut 1.6 dengan jumlah prosentase pengguna sangat kecil, yakni 0.1 persen.

via Engadget

*Bigfamsti

190 kali dilihat, 5 kali dilihat hari ini

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anime

Makin Diminati, Manga “Indie” Berikut Ini Berhasil Diadaptasi Ke Anime

Published

on

By

Geeknews.id – Pada manga kompilasi ke-16 Darwin’s Game karangan FLIPFLOPs, telah diumumkan kalau seri ini akan mendapatkan adaptasi anime.  Kabar mengenai adaptasi anime ini dari majalah Bessatsu Shounen Champion edisi November bahwa Darwin’s Game akan merilis ‘pengumuman super penting’ pada edisi Desember yang terbit pada 12 November nanti.

Manga ini berpusat pada Kaname Sudou, seorang pelajar SMA yang tertarik pada aplikasi game misterius bernama Darwin’s Game. Ia pun terlibat didalam sebuah social game yang mempertaruhkan hidup dan mati.

Seri ini diluncurkan pertama kali oleh FLIPFLOPs di majalah Bessatsu Shounen Champion pada Desember 2012, yang mana Akita Shoten telah menerbitkan manga kompilasi ke-15 pada 8 Agustus lalu, dan telah tercetak lebih dari 2 juta eksemplar.

Tak hanya itu, Grimms Notes yang merupakan game mobile telah mendapatkan adaptasi anime dan pada hari ini situs resminya mengumumkan penyanyi lagu tema opening dan ending.

Ayana Taketatsu, yang menjadi seiyuu Leafa dari seri Sword Art Online, akan menyanyikan lagu berjudul Innocent Notes sebagai lagu opening. Sementara untuk lagu ending yang berjudul Endless Notes akan dinyanyikan oleh i☆Ris, yang mana salah satu anggotanya, Miyu Kubota, menjadi seiyuu karakter Utama di serial ini.

Lagu single Innocent Notes akan rilis pada tanggal 6 Februari 2019, disusul oleh lagu single Endless Notesseminggu kemudian, tepatnya tanggal 13 Februari.

Untuk para seiyuu yang terlibat bisa dilihat dibawah ini:

  • Ryota Ohsakasebagai Ekusu
  • Reina Uedasebagai Reina
  • Miyu Kubotasebagai Shane
  • Takuya Eguchisebagai Tao
  • Takahiro Mizushimasebagai Loki
  • Sumire Uesakasebagai Curly
  • Miyu Kubotasebagai Alice
  • Risa Tanedasebagai Akazukin (Little Red Riding-Hood)
  • Reina Uedasebagai Cinderella
  • Aoi Yuukisebagai Shirayuki-hime (Snow White)
  • Junji Majimasebagai Robin Hood
Staf produksi anime ini adalah:
  • Sutradara: Seiki Sugawara (D-Frag!)
  • Naskah Cerita: Hiroshi Yamaguchi
  • Desain Karakter: Kentarou Matsumoto
  • Pengarah Suara: Fumiyuki Go
  • Komposer Musik: Mirai Kodai Gakudan
  • Studio: Brains Base

Grimms Notes adalah game RPG yang menampilkan karakter-karakter dari dongeng, contohnya Little Red Riding Hood, Alice, Aladdin, Cinderella, dan lainnya. Kalian akan bisa menikmati grafis yang indah dan kontrol yang sederhana. Cerita yang dihadirkan tentunya akan dibagi berdasarkan masing-masing karakter, tetapi tentunya ada twist yang unik.

Lebih lagi,  Manga 4 panel Korosanai Kare to Shinanai Kanojo karangan Seikimatsu berkisah mengenai hubungan percintaan antara Rei Kosaka, seorang pemuda tsundere yang selalu berkata, “Mati sana!” dan Nana Kano, gadis yang memiliki kebiasan menyayat pergelangan tangannya sambil berkata, “Aku ingin mati”.

Adaptasi live action akan hadir dalam format film dan tayang pada musim gugur mendatang di Jepang melibatkan Shoutaro Mamiya (bagian kiri) sebagai Rei Kosaka sementara Hinako Sakurai (sebelah kanan) sebagai Nana Kano.

Keiichi Kobayashi akan menyutradarai dan membuat naskah cerita untuk adaptasi live action film ini.

Seikimatsu merilis manga ini di Twitter dan kemudian diterbitkan oleh Kadokawa sebagai manga kompilasi pada bulan Maret 2017.

Sumber : Jurnal Otaku

5,505 kali dilihat, 42 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Anime

Kodansha Production Terbitkan Manga baru. bagaimana hasilnya?

Published

on

By

Geeknews.id – Pada hari Senin kemarin, blog divisi editorial situs resmi Comic Days milik Kodansha merilis 2 manga baru yang mana Naoe Kikuchi dan Shunju Aono yang akan mulai mengarang judul baru dalam beberapa minggu lagi.

Seri terbaru Naoe Kikuchi berjudul Mushiro Utsu na no de Kekkon ka to, akan terbit pada tanggal 2 Desember. Manga ini berdasarkan postingan blog wHite_caKe milik Shiroi yang juga menjadi fokus pada kisah manga ini. Shiroi merupakan seorang karyawan pada umumnya yang bertemu dengan Kizeki yang menderita depresi. Kizeki memiliki keinginan untuk mengakhiri hidupnya, namun Shiroi hadir untuk mencegah hal itu dengan berbagai cara.

Judul manga karangan Kikuchi sebelumnya, Tetsuko no Tabi, yang dibuat berdasarkan kisah nyata Hirohiko Yokomi, terbit sebanyak 6 jilid dan telah mendapatkan adaptasi anime pada tahun 2007.

Sedangkan manga baru karangan Shunju Aono berjudul Minna no Uta, rilis pada tanggal 15 Desember. Manga ini akan menggambarkan kehidupan dari berbagai orang dewasa dalam berbagai keadaan, seperti supir taxi yang melakukan perjalanan bersama sebuah koper berisi bom, sutradara film porno yang memiliki banyak motivasi namun tidak memiliki nalar, dan seorang yakuza yang terpojok dengan tiga jari tersisa.

Sebelumnya Aono menerbitkan manga berjudul Ore wa Mada Honki Dashitenai Dake (I’ll Give It My All… Tomorrow) di majalah Monthly Ikki milik Shogakukan dari 2007 hingga 2012 dimana pada tahun 2013 judul ini mendapatkan adaptasi live action untuk layar lebar.

Sumber : Jurnal Otaku

3,675 kali dilihat, 42 kali dilihat hari ini

Continue Reading

artikel

Pengguna Telegram Diperdaya Hacker Untuk Menambang Mata Uang Virtual

Published

on

Para ahli Kaspersky Lab menemukan serangan ‘in the wild’ yang dilakukan oleh malware baru dengan menggunakan kerentanan zero-day di aplikasi Desktop Telegram. Kerentanan itu digunakan untuk mendistribusikan malware serbaguna, yang tergantung komputer bisa digunakan baik sebagai backdoor atau sebagai alat untuk mengirimkan software mining. Menurut penelitian, kerentanan ini dieksploitasi secara aktif sejak Maret 2017 yang berfungsi sebagai penambangan mata uang virtual (cryptocurrency), seperti Monero, Zcash, dll.

 
Aplikasi Telegram – sumber : bgr.in
 
 
Layanan pesan instan telah lama menjadi bagian penting dari kehidupan kita yang selalu terhubung, dan memang pada dasarnya dirancang untuk membuat penggunanya agar lebih mudah berkomunikasi dengan teman dan sanak keluarga. Namun, pada saat yang sama layanan ini dapat secara signifikan mempersulit keadaan jika mereka mengalami serangan siber. Misalnya, bulan lalu Kaspersky Lab menerbitkan sebuah laporan penelitian mengenai malware mobile canggih, Trojan Skygofree, yang mampu mencuri pesan WhatsApp. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa para ahli dapat mengidentifikasi serangan ‘in the wild’ dengan kerentanan baru yang sebelumnya tidak dikenal di versi desktop dari layanan pesan instan populer lainnya.
Menurut penelitian, kerentanan zero-dayTelegram didasarkan pada metode Unicode RLO (right-to-left override). Hal ini umumnya digunakan untuk pengkodean bahasa yang ditulis dari kanan ke kiri, seperti bahasa Arab atau bahasa Ibrani. Selain itu, hal ini juga dapat digunakan oleh pencipta malware untuk menyesatkan pengguna agar mengunduh file berbahaya yang disamarkan, misalnya sebagai gambar.
 
Penyerang menggunakan karakter Unicodetersembunyi dalam nama file yang dapat membalik urutan karakter, sehingga mengganti nama file itu sendiri. Akibatnya, pengguna mengunduh malware tersembunyi yang kemudian dipasang di komputer mereka. Kaspersky Lab kemudian melaporkan kerentanan ini kepada Telegram dan, pada saat laporan ini dipublikasikan, kerentanan zero-day sudah tidak lagi ada sejak terakhir kali dilakukan pengamatan pada layanan pesan instan ini.
Selama proses analisis, para ahli Kaspersky Lab mengidentifikasi beberapa skenario eksploitasi zero-dayin the wild oleh para pelaku ancaman. Pertama, kerentanan itu dimanfaatkan untuk mengirimkan malware mining, yang dapat membahayakan pengguna secara signifikan. Dengan menggunakan kekuatan komputasi PC milik korban, penjahat siber menciptakan berbagai jenis cryptocurrency termasuk Monero, Zcash, Fantomcoin dan lain-lain. Selain itu, saat menganalisis server pelaku ancaman, ahli Kaspersky Lab menemukan arsip berisi cache lokal Telegram yang telah dicuri dari korban.
Kedua, setelah berhasil mengeksploitasi kerentanan, sebuah backdoor yang menggunakan API Telegram sebagai protokol command and control telah terinstal, yang memberikan hacker akses jarak jauh ke komputer milik korban. Setelah instalasi, alat ini mulai beroperasi dalam mode senyap, yang memungkinkan pelaku ancaman tetap tidak terdeteksi dalam jaringan dan menjalankan perintah yang berbeda termasuk pemasangan alat-alat spywarelebih lanjut.
Artefak yang ditemukan selama penelitian menunjukkan bahwa asal-usul pelaku ancaman dari Rusia.
 

Popularitas layanan pesan instan sangat tinggi, dan sangat penting bahwa pengembang memberikan perlindungan yang tepat bagi penggunanya sehingga mereka tidak menjadi sasaran empuk para penjahat siber. Kami telah menemukan beberapa skenario eksploitasi zero-day ini, selain malware dan spyware umum, yang digunakan untuk mengirimkan malware mining – infeksi semacam ini telah menjadi tren global yang telah kita lihat sepanjang tahun lalu. Selanjutnya, kami percaya ada cara lain untuk menyalahgunakan kerentanan zero-day ini” ungkap Alexey Firsh, Malware Analyst, Targeted Attacks Research, Kaspersky Lab.

 
Solusi dari Kaspersky Lab berhasil mendeteksi dan memblokir kasus eksploitasi yang ditemukan pada kerentanan ini.
Untuk melindungi PC Anda dari infeksi, Kaspersky Lab merekomendasikan langkah-langkah pencegahan berikut ini:
·       Jangan mengunduh dan membuka file yang tidak diketahui dari sumber yang tidak tepercaya,
 
·      Cobalah untuk menghindari berbagi informasi pribadi yang sensitif dalam layanan pesan instan;
·        Pasang solusi keamanan yang handal seperti Kaspersky Internet Security atau Kaspersky Free yang mendeteksi serta melindungi Anda dari semua kemungkinan ancaman, termasuk software mining berbahaya.
Pelajari lebih lanjut tentang kerentanan zero-day yang ditemukan, termasuk detail teknis, pada postingan blog di Securelist.com.

 

2,369 kali dilihat, 43 kali dilihat hari ini

Continue Reading

artikel

Organisasi Jepang Ingin Melarang Merokok di Balkon

Published

on

Mendekati Olimpiade 2020 Jepang menetapkan berbagai regulasi agar negara mereka lebih atraktif saat dikunjungi. Salah satunya adalah dengan mengetatkan berbagai regulasi rokok. Hal ini menyebabkan tempat yang aman untuk merokok di Jepang adalah di tempat yang sudah dikhususkan untuk perokok dan di luar gedung. Hanya saja sebuah diskusi atas sebuah regulasi baru nampaknya akan menyebabkan larangan merokok berlaku juga “di luar gedung”
Pada tahun ini, sebuah organisasi bernama “Masyarakat Korban Asap Rokok” dibentuk di Yokohama, organisasi dibentuk untuk melindungi orang-orang yang terpaksa menjadi perokok pasif di lingkungan rumah mereka. Akhir-akhir ini organisasi mencoba untuk mengurangi jumlah “perokok kunang-kunang”, sebutan untuk perokok di balkon yang api rokoknya terlihat seperti kunang-kunang di malam hari.
Yang dipermasalahkan adalah asap rokok dari balkon bangunan dengan lebih dari satu lantai umumnya tersebar ke balkon lain. Di lingkungan apartemen umumnya hal ini dapat membuat warga lain yang bertetangga dengan balkon perokok juga terkena asap. Baju jemuran yang biasa dikeringkan di balkon juga seringkali jadi berbau nikotin.
Mungkin saja untuk kita di Indonesia rasa takut ini terbilang terlalu berlebihan. Namun di Jepang yang jumlah perokoknya terus turun akibat regulasi dan pendidikan dalam bahaya merokok yang lebih intens, pihak yang terganggu oleh perokok semakin vokal dalam menyampaikan ketidaksukaan mereka.
Tentu saja organisasi ini juga paham bahwa melarang orang untuk merokok di balkon yang mereka miliki itu tidak realistis untuk diterapkan. Namun mereka mengharapkan adanya perundangan tingkat nasional atau lokal untuk membuat manajer atau pemilik gedung mengatasi masalah ini bila komplain atas perokok kunang-kunang itu mereka terima.

2,349 kali dilihat, 43 kali dilihat hari ini

Continue Reading

artikel

Cara Membeli Aplikasi Android dengan Pulsa Indosat

Published

on

Pada awal bulan Desember ini, Indosat meluncurkan fitur terbarunya yang memungkinkan pembelian aplikasi dengan pulsa. Fitur terbaru yang disebut dengan carrier billing itu pun memberi kemudahan saat ingin membeli aplikasi berbayar di Google Play Store. Lalu, bagaimana cara untuk menggunakan fitur terbaru ini?

  • Syarat untuk menggunakan fitur carrier billing, adalah Anda tentunya harus mempunyai akun Google. Selanjutnya, Anda bisa sign in pada akun tersebut di perangkat Android yang digunakan.
  • Setelah sign in di akun Google, maka langkah selanjutnya Anda bisa memilih aplikasi berbayar yang ingin diunduh.
  • Proses selanjutnya, Anda akan dihadapkan pada metode pembayaran yang ingin dilakukan. Anda bisa memilih opsi ‘Enable Indosat Billing’. Di sini, Anda akan diminta untuk memasukkan nomor telepon, nama serta alamat.
  • Setelah metode pembayaran dipilih, Anda tinggal menekan tombol ‘buy’ pada aplikasi Android berbayar yang ingin diunduh. Dan setelah proses pembelian dilakukan, maka Anda akan memperoleh bukti pembelian via email dan pesan singkat.

Cukup mudah bukan? Dan sepertinya juga bisa dilakukan oleh semua orang dan tanpa perlu bantuan dari orang lain.

via Indosat

2,304 kali dilihat, 47 kali dilihat hari ini

Continue Reading

Trending